Banyuwangi // Lensapubliknews.com — Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat, mendorong Penguatan Identitas Pendidikan NU, pada Workshop School Branding digelar di aula SMK Gajah Mada, Minggu (25/1/2026). Acara ini diikuti 50 peserta, dari unsur pendidik dan pengelola lembaga pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Turut hadir dalam acara itu Kepala Sekolah SMK Gajah Mada sekaligus Ketua PC Pergunu Banyuwangi Wijianarko, Ketua PAC Pergunu Haikal Kapili, perwakilan Pelaksanaan Kegiatan Wawuh, serta Yusmia Widiastuti yang bertindak sebagai narasumber.
Kepala Kemenag Chaironi Hidayat dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Agama, Pergunu, LP Ma’arif, dan elemen pendidikan lainnya. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci terciptanya keharmonisan dan pencapaian tujuan pendidikan dalam rangka menyongsong Indonesia Emas.
Chaironi berpesan, Pergunu agar mampu membangun branding lembaga pendidikan yang kuat serta mempertahankan empat kompetensi guru, yaitu pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
Selain itu, ia menambahkan satu kompetensi khas bagi guru NU, yakni kompetensi Aswaja, yang mencerminkan keistiqamahan, nilai-nilai ke-NU-an, serta kesinambungan spiritual melalui tawasul.
“Guru NU memiliki karakter dan kekhasan tersendiri yang membedakannya dengan guru lainnya. Nilai Aswaja inilah yang harus terus dijaga dan menjadi kekuatan dalam branding pendidikan NU,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PC Pergunu Banyuwangi Wijianarko menekankan pentingnya tertib administrasi sebagai fondasi utama dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Ia berharap melalui kegiatan Workshop School Branding ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi yang dapat diterapkan secara nyata dalam dunia pendidikan NU.
Wijianarko juga menyampaikan harapan agar seluruh ikhtiar pendidikan senantiasa mendapatkan keberkahan dari para muassis Nahdlatul Ulama.
Kegiatan Workshop School Branding ini ditutup dengan doa bersama, dengan harapan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan manfaat serta kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan NU. (hin)
