Kalipuro // lensapubliknews.com – Kegiatan halal bihalal yang dirangkaikan dengan haul para masyayikh Pondok Pesantren Fathul Ulum berlangsung khidmat di lingkungan Wangkal Timur, Kalipuro, pada Minggu (03/05/2026). Acara ini memperingati haul ke-32 Almarhum Kiai Haji Masyhuri Abdullah, haul ke-17 Almarhum Kiai Haji Asmuni Masyhuri, haul ke-22 Almarhum Ustadz Moh. Azhari, serta haul ke-13 Almarhum Ustadz M. Hafidzullah M.
Sejak pagi hari, para habaib, kiai, guru ngaji, alumni, wali santri, serta masyarakat sekitar dan simpatisan telah memadati lokasi acara. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 10.15 WIB dengan rangkaian pembacaan Surat Yasin, tahlil, sholawat, sambutan, tausiyah, hingga ditutup dengan doa bersama.
Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Ulum generasi keempat, Kiai Ach. Junaidi Masyhuri Abdullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran para jamaah. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diberikan alumni, wali santri, masyarakat, baik berupa tenaga, pikiran, maupun materi.
“Atas nama keluarga besar pondok pesantren, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami juga memohon maaf apabila dalam penyambutan, tempat, maupun hidangan masih terdapat kekurangan. Insyaallah ke depan akan kami perbaiki,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak para alumni untuk terus menjaga komunikasi dan mempererat silaturahmi, serta berharap ke depan lebih banyak alumni dapat hadir dalam kegiatan haul.
Sementara itu, Selamet, salah satu alumni Pondok Pesantren Fathul Ulum asal Plampang, saat diwawancarai media online Lensapubliknews.com, mengajak seluruh alumni lintas angkatan untuk meluangkan waktu hadir pada haul mendatang. Ia juga mendorong adanya koordinasi yang lebih baik antaralumni.
“Ke depan, sebaiknya ada pertemuan alumni minimal lima bulan sebelum acara agar persiapan lebih matang, termasuk dalam penggalangan dana untuk kebutuhan operasional seperti tenda dan sound system,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar dan penuh kebersamaan, mencerminkan kuatnya ikatan silaturahmi antara pesantren, alumni, dan masyarakat.
Taufik
