PROBOLINGGO // lensapubliknews.com – Di tengah dinamika arus informasi yang kian deras, Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo memberikan penghormatan khusus bagi para pejuang informasi.
Bertepatan dengan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada hari ini, Minggu (3/5/2026), Kapolres Probolinggo, AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi insan pers.
Dalam pernyataan resminya, AKBP Latif menegaskan bahwa profesi jurnalis bukan sekadar soal merangkai kata, melainkan tentang keberanian menghadapi tantangan demi tegaknya sebuah fakta.
“Di balik setiap berita yang kita baca hari ini, ada keberanian yang tidak selalu terlihat. Ada langkah yang tetap maju, meski tekanan datang dari berbagai arah,” ujar AKBP Latif dengan nada penuh apresiasi.
Bagi perwira menengah dengan gelar doktor ini, momentum 3 Mei tidak boleh terjebak dalam seremoni belaka. Ia memandang pers sebagai pilar esensial yang menjadi jembatan informasi antara kebijakan pemerintah—termasuk kepolisian—dengan realitas di masyarakat.
Menurutnya, kerja keras jurnalis dalam menyampaikan fakta secara objektif merupakan fondasi penting bagi kecerdasan publik.
“Terima kasih untuk insan pers yang terus menjaga suara kebenaran, menyampaikan fakta, dan menjadi jembatan informasi bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mendukung terciptanya ekosistem pers yang sehat. Ia menggarisbawahi bahwa kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan kode etik jurnalistik yang kuat.
“Bersama, kita jaga kebebasan pers yang beretika, karena dari sana kita membentuk masa depan yang damai,” pungkas AKBP Latif menutup pernyataannya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, ucapan selamat ini juga dipublikasikan secara masif melalui kanal media sosial resmi Polres Probolinggo. Melalui unggahan visual yang elegan, Polres Probolinggo menyertakan tagar:
#polresprobolinggo
#harikebebasanperssedunia
#polriuntukmasyarakat
Peringatan ini diharapkan semakin mempererat sinergitas antara Polri dan awak media, khususnya di wilayah hukum Probolinggo, demi terciptanya kondusivitas kamtibmas yang berbasis pada keterbukaan informasi.
Ipul Jatim
