PROBOLINGGO // Lensapubliknews.com – Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada 27 Mei 2026 mendatang, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi membeli sejumlah hewan kurban unggulan dari berbagai daerah. Salah satu yang terpilih menjadi hewan kurban orang nomor satu di Indonesia tersebut adalah “Ronggo Waseso”, seekor sapi monster seberat 1,2 ton asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Sapi berjenis Simental ini merupakan milik seorang guru olahraga lokal yang dipelihara secara intensif di peternakan D2 Farm milik Dedi Rekta Andoko, warga Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Ronggo Waseso dipinang oleh perwakilan kepresidenan dengan taksiran harga mencapai Rp100 juta setelah melalui serangkaian seleksi kualitas yang ketat.
Sang pengelola peternakan, Dedi Rekta Andoko, mengaku sangat bangga dan terhormat saat mengetahui sapi rawatannya dipilih langsung oleh Kepala Negara. Sejak kepastian itu didapat, pihaknya langsung memberlakukan pengawasan dan perawatan ekstra ketat guna menjaga kondisi fisik sang sapi tetap prima hingga hari H penyembelihan.
“Pakan yang kami berikan kini benar-benar diperhatikan kualitasnya, terdiri dari kombinasi potongan singkong, granule, hingga batang padi pilihan. Kebersihan kandang pun dijaga rutin setiap hari demi memastikan kesehatan ternak tetap optimal,” ujar Dedi saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (23/5/2026).
Ronggo Waseso bukan sekadar sapi berbadan besar. Sapi raksasa ini memiliki rekam jejak mentereng sebagai bibit unggulan yang pernah menyabet gelar juara dalam ajang kontes sapi nasional di Wonosobo pada akhir tahun 2025 lalu.
Dari aspek kelayakan medis dan syariat kurban, Ronggo Waseso dipastikan telah lolos seluruh tahapan pemeriksaan.
Tim dokter hewan secara berkala melakukan skrining ketat, mulai dari pengecekan kesehatan umum, pemenuhan berkas vaksinasi, hingga memastikan sapi steril dari wabah Lumpy Skin Disease (LSD) serta Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Dokter hewan yang bertugas memantau, drh. Dandy Narindra Prabowo, menjelaskan bahwa sapi dengan tinggi gumba sekitar 140 sentimeter ini berada dalam kondisi biologis yang sangat sempurna. “Sudah poel, vaksin juga terjaga dengan sangat baik, sehingga siap untuk dikurbankan,” tutur drh. Dandy singkat.
Menariknya, Dedi mengungkapkan fakta bahwa Ronggo Waseso sebenarnya sempat ditawar oleh pihak lain dengan harga yang jauh lebih tinggi daripada nilai yang disepakati dengan presiden. Namun, tawaran menggiurkan tersebut ditolak mentah-mentah demi memprioritaskan kurban Presiden Prabowo Subianto. Dedi mengaku kebanggaan sapinya disembelih untuk kurban presiden tidak bisa dinilai dengan materi.
Hingga saat ini, otoritas terkait masih melakukan koordinasi mengenai lokasi definitif penyembelihan Ronggo Waseso. Dua opsi terkuat adalah mendistribusikannya ke Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya atau menyelenggarakan pemotongan di wilayah Probolinggo melalui fasilitasi pemerintah daerah setempat.
IPUL Jatim
