PROBOLINGGO // Lensapubliknews.com – Semangat kebersamaan dan solidaritas sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H menggema di Kabupaten Probolinggo. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Probolinggo, AKBP Wahyudin Latif, menerima secara langsung penyaluran bantuan hewan kurban dari Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia (Wamenperin RI), H. Faisol Riza, di Mapolres Probolinggo, Selasa (26/5/2026).
Bantuan puluhan ekor sapi kurban dari tokoh nasional asal Probolinggo tersebut diserahkan secara simbolis melalui Staf Khusus Wamenperin, Zainal Arifin. Langkah ini menjadi representasi nyata dari komitmen penguatan sinergitas antara pemerintah pusat, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat di daerah.
“Penyaluran puluhan sapi kurban ini adalah wujud kepedulian Bapak Wamenperin H. Faisol Riza untuk berbagi kebahagiaan dengan instansi vertikal, tokoh agama, serta seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Probolinggo,” ujar Zainal Arifin saat memberikan keterangan pers di Mapolres Probolinggo.
Distribusi Masif: Sentuh TNI-Polri hingga Ormas Keagamaan
Aksi sosial ini dirancang secara masif dan terstruktur agar asas manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat lapis bawah (grassroots). Tidak hanya menyasar sektor keamanan, bantuan sapi kurban ini juga didistribusikan secara inklusif ke berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga pendidikan keagamaan terkemuka di Probolinggo.
Berikut adalah klaster lembaga dan organisasi penerima manfaat bantuan kurban Wamenperin Faisol Riza:
Sektor Keamanan dan Pertahanan: Polres Probolinggo dan Kodim 0820/Probolinggo.
Struktur Keagamaan Kontributif: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan.
Badan Otonom dan Pemuda: PC Muslimat NU, PC Fatayat NU, dan PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo.
Pendidikan Keagamaan: Sejumlah pondok pesantren (ponpes) strategis yang tersebar di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Merawat Solidaritas dan Kondusifitas Daerah
Kolaborasi apik antara Kementerian Perindustrian, TNI-Polri, dan ormas keagamaan terbesar seperti Nahdlatul Ulama ini dinilai menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial dan kondusifitas wilayah di Kabupaten Probolinggo.
Melalui skema pendistribusian yang merata, kegiatan ini tidak sekadar ritual ibadah tahunan, melainkan momentum krusial untuk memperkokoh ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama muslim) dan solidaritas antarelemen bangsa.
“Kami berharap melalui gerakan ini, daging kurban dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara merata, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di Probolinggo,” pungkas Zainal Arifin.
IPUL Jatim
