oppo_2
Banyuwangi // lensapubliknews.com – Wangkal Timur, Senin (13/04/2026) — Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa dalam kegiatan silaturahmi yang dilakukan oleh Kiai Badri kepada para jamaah di lingkungan Wangkal Timur. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangkitkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam setiap kunjungannya, Kiai Badri menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama serta meningkatkan kualitas ibadah. Ia mengajak seluruh jamaah untuk lebih aktif mengikuti kegiatan keagamaan, khususnya pengajian rutin yang dilaksanakan di Musholla Ar-Ridho dan di pondok.
“Kita harus terus menjaga silaturahmi dan meningkatkan semangat dalam beribadah. Mari ramaikan pengajian rutin agar ilmu dan keberkahan terus mengalir,” pesannya.
Kiai Badri juga mengundang para jamaah untuk berkunjung ke kediamannya sebagai bentuk keterbukaan dan upaya menjaga hubungan yang tidak terputus. Menurutnya, silaturahmi yang terjalin dengan baik akan membawa keberkahan bagi semua pihak.
Di sela kegiatan, Sulaiman menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mendampingi Kiai Badri melanjutkan kunjungan ke jamaah lainnya. Ia mengaku kondisi kesehatannya yang menurun akibat asam urat kambuh membuatnya kesulitan berjalan.
Sementara itu, Kamsul atau yang akrab disapa Pak Ahma, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Kiai Badri di rumahnya. Dengan penuh kerendahan hati, ia juga memohon maaf atas sajian sederhana yang disuguhkan.
“Kehadiran Kiai Badri adalah kehormatan bagi kami. Semoga membawa berkah dan rezeki, serta beliau selalu diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Kegiatan silaturahmi kemudian dilanjutkan ke kediaman santri yang dikenal dengan julukan Marmoto Habibullah. Dalam perbincangan santai, Kiai Badri menanyakan rencana pendidikan anaknya. Marmoto menyampaikan dua pilihan pesantren, yakni di Ombul atau di Dalwa. Mendengar hal tersebut, Kiai Badri memberikan respons positif dengan senyum, menandakan kedua pilihan tersebut sama-sama baik untuk pendidikan sang anak.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kebersamaan serta meningkatkan semangat keagamaan masyarakat Wangkal Timur ke depannya.
Taufik
