PASURUAN // lensapubliknews.com – Ada pemandangan kontras yang menarik di Alun-Alun Wonorejo, Kabupaten Pasuruan dalam beberapa hari terakhir. Jika pada sore hari kawasan ini tampak tenang dan bersahaja, suasana akan berubah drastis 180 derajat begitu matahari terbenam.
Gemerlap lampu warna-warni dan keriuhan khas pasar malam seketika menyulap alun-alun menjadi magnet lautan manusia, terutama menjelang malam minggu ini.
Transformasi ini merupakan bagian dari kemeriahan GEBYAR PESTA RAKYAT TAMAN RIA 2026: Festival Taman Ria Ekosistem UMKM Indonesia yang berlangsung mulai 28 April hingga 17 Mei 2026.
Dari Kuliner Viral hingga Fun Games
Bagi masyarakat Pasuruan dan sekitarnya yang bingung mencari destinasi akhir pekan, Pesta Rakyat ini menawarkan pengalaman lengkap yang memanjakan mata dan lidah. Festival ini bukan sekadar pasar malam biasa, melainkan wadah bagi Ekosistem UMKM Indonesia untuk memamerkan produk-produk unggulannya.
Beberapa daya tarik utama yang wajib dikunjungi antara lain:
Kuliner Terviral: Berbagai jajanan yang sedang tren di media sosial hadir dalam satu lokasi.
Zona UMKM Kreatif: Mulai dari kerajinan tangan unik, aksesori estetik, hingga produk fashion kekinian dengan harga terjangkau.
Fun Games & Hiburan: Wahana permainan tradisional dan modern yang cocok untuk melepas penat bersama keluarga atau pasangan.
Nuansa Tradisional: Sentuhan budaya lokal yang tetap dijaga di tengah modernisasi festival.
Ajakan Gus Ujay: Hidupkan Ekonomi Lokal
Gus Ujay, selaku tokoh yang menginisiasi sekaligus mengajak masyarakat, menyampaikan bahwa acara ini adalah momentum penting bagi kebangkitan ekonomi kreatif di wilayah Wonorejo.
“Jangan biarkan malam minggu Anda hambar. Ayo kunjungi dan ramaikan GEBYAR PESTA RAKYAT TAMAN RIA 2026. Ini adalah pesta kita bersama, tempat kita bersenang-senang sekaligus mendukung produk-produk UMKM lokal agar semakin berjaya,” ujar Gus Ujay dengan penuh semangat.
Mengingat antusiasme pengunjung yang melonjak tajam pada malam minggu, pengunjung disarankan datang lebih awal untuk menghindari kepadatan parkir dan agar dapat menikmati seluruh wahana dengan lebih leluasa.
Sampai jumpa di gemerlap malam Alun-Alun Wonorejo!
Ipul Jatim
