PROBOLINGGO // lensapubliknews.com – Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Dedy Purnomo, melakukan peninjauan lapangan (sidak) ke lokasi jembatan longsor di Desa Kedaseh, Kecamatan Sukapura, Sabtu (2/5). Kunjungan ini merupakan respons cepat legislatif atas lumpuhnya akses utama yang menjadi urat nadi aktivitas warga setempat.
Dalam peninjauan tersebut, Dedy Purnomo melihat langsung kondisi jembatan yang mengalami kerusakan parah akibat tergerus longsor. Ia menegaskan bahwa infrastruktur ini memiliki nilai strategis bagi mobilitas ekonomi, layanan kesehatan, hingga akses pendidikan anak-anak sekolah.
“Ini bukan sekadar infrastruktur biasa, tetapi akses utama masyarakat. Penanganannya harus cepat dan tidak boleh berlarut-larut. Jika dibiarkan, dampak ekonominya akan semakin meluas,” tegas Dedy Purnomo di sela-sela kegiatannya meninjau titik longsor.
Dorong Penanganan Darurat
Dedy meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo untuk segera melakukan langkah-langkah konkret, di antaranya:
Langkah Darurat: Pembuatan jalur alternatif atau jembatan darurat agar aktivitas warga tidak lumpuh total.
Percepatan Pembangunan: Memasukkan perbaikan permanen dalam skala prioritas anggaran pemerintah daerah.
Pengawasan Ketat: DPRD berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga jembatan kembali berfungsi normal.
Harapan Masyarakat
Kegiatan peninjauan ini juga dihadiri oleh perangkat desa serta tokoh masyarakat Desa Kedaseh. Perwakilan warga menyampaikan kekhawatiran mereka terkait distribusi hasil tani yang terhambat sejak jembatan tersebut rusak.
Pemerintah Desa Kedaseh berharap kehadiran anggota DPRD ini mampu mempercepat birokrasi penanganan bencana di tingkat kabupaten. Masyarakat sangat menantikan tindakan nyata di lapangan dalam waktu dekat agar konektivitas antarwilayah di Kecamatan Sukapura kembali pulih.
Ipul jatim
