SURABAYA // Lensapubliknews.com – Dinamika politik di Jawa Timur mendadak riuh. Belakangan, Partai Garda Republik Indonesia (Garuda) menjadi pusat perbincangan hangat di kalangan elite politik dan pejabat publik di Jawa Timur. Perpindahan gerbong politik sejumlah tokoh berpengaruh ke partai ini memicu spekulasi luas mengenai siapa sosok “orang kuat” di balik geliat Partai Garuda yang kini kian diperhitungkan.
Salah satu sosok sentral yang menjadi sorotan dalam penguatan struktur partai di Jawa Timur adalah H. Akhmad Junaedi, SPd, SH, MH., atau yang akrab disapa H. Edi. Ia kini dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah DPD Partai Garuda Jawa Timur.
Keputusan H. Edi untuk melabuhkan langkah politiknya ke Partai Garuda bukannya tanpa alasan. Baginya, partai ini memiliki visi yang sejalan dengan semangat perubahan yang ingin ia bawa ke Jawa Timur.
“Keputusan saya bergabung dengan Partai Garuda bukanlah tanpa pertimbangan matang. Saya melihat adanya ruang dan semangat yang sama untuk membangun Jawa Timur dengan pendekatan yang lebih progresif dan inklusif,” ujar H. Edi dalam keterangan persnya di Surabaya, Kamis (4/6/2026).
H. Edi menambahkan, kehadiran tokoh-tokoh berpengalaman di bawah kepemimpinan Ketua Umum Partai Garuda, H. Ahmad Ridha Sabana, S.E., M.B.A., Ph.D., memberikan optimisme baru. Sosok Ridha Sabana yang saat ini juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital, dianggap sebagai magnet yang menarik banyak kalangan untuk bergabung.
“Ketua Umum kita, Bapak Ahmad Ridha Sabana, adalah figur visioner. Beliau membawa energi baru bagi partai, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Itulah yang membuat banyak pihak, termasuk para praktisi politik di Jawa Timur, mulai melirik dan berpindah haluan ke rumah besar Partai Garuda,” tambah H. Edi.
Profil Singkat H. Akhmad Junaedi, SPd, SH, MH.
H. Edi bukan sosok sembarangan di Jawa Timur. Selain dikenal sebagai politisi, ia adalah pengusaha sukses yang menaungi berbagai sektor. Ia merupakan pemilik PR. PAJ TOBACCO, produsen rokok ternama asal Pamekasan, Madura.
Rekam jejaknya mencakup berbagai posisi strategis, di antaranya:
– Ketua Perkumpulan Perusahaan Jasa Penagihan Indonesia (PPJPI) Jawa Timur.
– Komisaris Utama PT Panglima Arudam Jaya (PAJ).
– Pengacara dan praktisi hukum.
Di tengah kesibukan bisnis dan politiknya yang padat, H. Edi tetap memprioritaskan pendidikan. Saat ini, ia tengah menuntaskan studi doktoral (S3) bidang hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya untuk memperkuat kapasitas intelektualnya dalam mengawal kebijakan publik.
Pengamat politik menilai, masuknya figur dengan latar belakang pengusaha sekaligus praktisi hukum seperti H. Edi ke dalam kepengurusan DPD Partai Garuda Jawa Timur merupakan langkah strategis. Hal ini dinilai mampu memberikan warna baru bagi peta politik di Jawa Timur menjelang kontestasi mendatang.
IPUL Jatim
