MALANG // lensapubliknews.com – Wakil Ketua II DPD Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Jawa Timur, Dr. Anas Firman Adi, S.H., M.H., Ir., kembali mengukir prestasi gemilang di bidang akademik. Ia berhasil meraih gelar Insinyur (Ir.) melalui Program Profesi Insinyur di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00 (Summa Cumlaude).
Pencapaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi pria yang dikenal sebagai akademisi sekaligus praktisi hukum senior tersebut. Meski telah meraih gelar Doktor (S3) dari Universitas Brawijaya sejak tahun 2011, semangat Anas untuk menimba ilmu tidak pernah surut.
“Sejak kecil saya memiliki cita-cita menjadi insinyur. Gelar ini adalah bentuk realisasi mimpi masa kecil yang tertunda, sekaligus amanah baru untuk memberikan kontribusi teknis yang lebih nyata bagi Indonesia,” ujar Dr. Anas dalam keterangannya, Senin (20/4).
Sinergi Hukum dan Teknik
Keberhasilan meraih gelar Insinyur ini diprediksi akan membawa dimensi baru dalam karier profesionalnya di Law Firm Dr. Anas Firman Adi, S.H., M.H. & Partners. Dengan latar belakang multidisiplin—Hukum dan Teknik—Anas kini memiliki kapabilitas unik untuk menangani kasus-kasus yang melibatkan kompleksitas teknis, infrastruktur, dan teknologi secara lebih presisi.
Sinergi keilmuan ini dipandang sebagai keunggulan kompetitif dalam memberikan layanan hukum yang komprehensif, terutama terkait:
Tata kelola organisasi dan restrukturisasi kelembagaan.
Pendampingan hukum proyek infrastruktur dan teknologi.
Penyelesaian sengketa teknik berbasis regulasi yang akurat.
Dedikasi Tanpa Batas
Selain aktif di dunia hukum dan organisasi profesi seperti AWPI, Dr. Anas merupakan sosok multitalenta yang memegang berbagai posisi strategis. Saat ini, ia masih menjabat sebagai:
Ketua Yayasan STIKES Maharani dan SMK Farmasi Maharani.
Ketua Umum DPC FERARI (Federasi Advokat Republik Indonesia) Malang Raya.
Ketua Umum PERBAKIN Kota Malang.
Ketua Umum Olahraga Beladiri Tarung Derajat Kota Malang.
Perjalanan akademiknya pun terbilang sangat solid, dimulai dari kelulusan S1 pada 2002, dilanjutkan studi Magister di Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Airlangga, hingga puncaknya meraih gelar Doktor dan kini gelar Insinyur dari ITS.
Pengabdian untuk Bangsa
Bagi Anas, deretan gelar dan prestasi yang ia raih bukan sekadar simbol status, melainkan instrumen untuk pengabdian masyarakat. Sebagai Wakil Ketua II AWPI Jatim, ia juga senantiasa mendorong peningkatan kompetensi bagi rekan-rekan jurnalis.
“Gelar insinyur ini saya persembahkan untuk Indonesia. Semoga dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam dunia pendidikan, profesi hukum, maupun pembangunan nasional menuju arah yang lebih baik,” pungkasnya.
Ipul jatim
