Banyuwangi // lensapubliknews.com – Pertemuan temu kangen jamaah umroh Agustus 2025 berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan di kediaman Bapak Jam’i pada Minggu (26/04/2026). Acara yang digelar sejak pukul 13.30 hingga 15.00 WIB ini berjalan kompak, sukses, dan lancar, serta dihadiri sejumlah tokoh agama dan perwakilan travel umroh.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kiyai Imam Baihaqi, Kiyai Haji M. Hayatul Ihsan yang akrab disapa Kiyai Haji Rahayat, serta perwakilan dari PT. Tria Agus bersama Fauzan. Turut hadir pula Ibu Nyai Hj. Nur Mahmuda Ikhsan, istri Kiyai Haji M. Hayatul Ihsan, dan Ibu Nyai Hj. Anik Musyarrofa, istri Kiyai Imam Baihaqi.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Kiyai Imam Baihaqi, dilanjutkan dengan sambutan dari tuan rumah. Acara kemudian diisi tausiyah singkat selama kurang lebih 10 menit oleh Kiyai Haji M. Hayatul Ihsan.
Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi. Menurutnya, berkumpul bersama saja sudah bernilai pahala besar, terlebih jika diisi dengan amalan seperti tahlil, pembacaan Yasin, tausiyah, hingga doa bersama. Ia juga berharap agar jamaah umroh dapat kembali diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk berangkat ke Tanah Suci Makkah dan Madinah di masa mendatang.
Di sela acara, terdapat kisah perjalanan salah satu jamaah, Bapak Asuk, yang sempat mengalami kendala dalam perjalanan akibat kemacetan di Bulusan. Setelah menunggu lebih dari satu jam, ia akhirnya meminta bantuan keluarga untuk mengantarkan kendaraan lain agar tetap dapat menghadiri acara. Meski datang terlambat, kehadirannya tetap disambut hangat oleh para jamaah dan keluarga tuan rumah.
Kedatangan Bapak Asuk disambut meriah oleh para peserta, di antaranya Mbak Mami, Frida, Diana, Fitri, Popy, Mas Faris, serta keluarga besar Bapak Jam’i yang langsung mempersilakan tamu untuk bersilaturahmi.
Dalam penutupnya, Bapak Jam’i menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh jamaah. Ia juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara, baik dari segi tempat maupun hidangan.
“Terima kasih atas kehadiran teman-teman semua. Kami mohon maaf jika masih banyak kekurangan. Kami juga mengundang kembali untuk pertemuan silaturahmi berikutnya yang direncanakan pada bulan Juni di rumah Gus Taufik atau Bapak Marmoto,” ujarnya.
Acara ini diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi antar jamaah serta menjadi ladang keberkahan bagi semua yang hadir.
Taufik
